Rangkuman Berita (28 Arpil 2014)
Global & US
- Indeks saham AS dan global jatuh pada perdagangan hari Jumat dipicu meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia telah menekan pasar ekuitas dan juga rubel, sementara yield pada Treasury AS tenor 30 tahun menembus level terendah selama hampir setahun.
- Laporan keuangan yang mengecewakan dari perusahaan produk konsumen Amazon dan Ford telah memicu tekanan pada Wall Street, dengan ketiga indeks utamanya ditutup melemah dalam sepekan.
- Emas dan yen Jepang berhasil menguat didukung maraknya aksi beli pada aset aman resiko. Sementara yield Treasury AS tenor 30 tahun turun ke 3,42 persen, level terendahnya sejak akhir Juni.
- Rusia memperingatkan Kiev pada hari Jumat bahwa mereka akan diadili setelah pasukan Ukraina menewaskan lima pemberontak pro-Rusia di Ukraina timur pada hari Kamis.
- Standard & Poor `s menurunkan peringkat kredit Rusia menjadi triple-B-minus, satu tingkat di atas level sampah. Kondisi ini telah memaksa bank sentral Rusia untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 7,5 persen untuk mencoba mencegah meningkatnya inflasi akibat nilai mata uang yang lemah.
AUSTRALIA
- Net ekspor terhitung tidak kurang dari 2,4 persen dari pertumbuhan GDP Australia pada 2013 dan kontribusi substansial lebih lanjut diharapkan terjadi dalam beberapa tahun kedepan, pembalikan yang besar untuk sebuah negara yang mengalami defisit perdagangan yang berkepanjangan.
- "The country shares for Russia, Brazil and India have been flat to falling over the past few years. In contrast, Australia's share of China's imports has been rising strongly, This is in part to reflect Australia's lower relative cost and higher quality – and more reliable supply – to which China is substituting toward, as Australia's supply increases." kata Scott Haslem, chief economist di UBS.
- Sementara suku bunga yang rendah akhirnya mengalami traksi dengan meningkatnya harga rumah dan kesejahteraan rumah tangga. Ekonomi Australia memang diharapkan akan lambat laun akan mengumpulkan kekuatan untuk bertumbuh selama beberapa tahun kedepan seiring penguatan disektor property dan ekspor yang mengimbangi sektor pertambangan yang akan segera mengalami fase maturity.
- Jajak pendapat Reuters terbaru para analis mengharapkan GDP Australia yang sebesar 1,5 triliun dolar akan tumbuh sebesar 2,8 persen di 2014, menyesuaikan dengan kecepatan tahun lalu yang merupakan salah satu pertumbuhan tercepat di negara maju.
SWISS
- Kebijakan pembatasan nilai tukar minimum EURCHF masih menjadi alat kebijakan utama Bank sentral Swiss (SNB) guna mengendalikan penguatan liar mata uangnya. SNB memberikan batasan minimum nilai tukar EURCHF di level 1,20franc pada September 2011 untuk membantu mencegah resesi dan ancaman deflasi. Dan SNB terpaksa melakukan intervensi besar-besaran di tahun 2012 guna mempertahankan nilai tukar minimumnnya pada saat krisis zona euro melanda.
- Level minimum nilai tukar diperkirakan akan tetap di dipertahankan sampai dengan 2014, namun dalam jajak pendapat Reuters sebanyak 11 dari 20 ekonom memperkirakan kebijakan itu akan berakhir pada tahun 2015. Sedangkan beberapa lainnya melihat bank sentral tidak akan pernah perlu secara resmi mengakhiri kebijakannya.
- Kepala SNB Thomas Jordan kembali menegaskan bank sentral tetap siap untuk mempertahankan kebijakan nilai tukar minimumnya dengan membeli mata uang asing dalam jumlah tak terbatas dan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan. SNB memprediksi pertumbuhan ekonomi sekitar 2 persen di tahun 2014, dan inflasi sebesar nol persen, kata Jordan.
GOLD & SILVER
- Emas ditutup naik di level $1300 per ons pada Jumat kemarin, membantu membalikkan penurunan tajam logam mulia sebelumnya yang anjlok ke level terendah 2-1/2 bulan.
- "Today's (Friday) move in gold is driven by risk-off sentiment. Technical buying, a stronger euro/dollar have also helped give some support to prices," kata analis HSBC, Howard Wen.
- Emas cenderung memiliki hubungan yang terbalik terhadap pasar saham, sering saham Amerika turun akibat ditekan oleh saham-saham consumer discretionary, harga emas justru bergerak naik. Nampaknya para Investor mencari perlindungan dari aset berisiko pada saat masalah politik atau keuangan.
- Analis Commerzbank, Carsten Fritsch mengatakan pergerakan pasar saham selama beberapa minggu ke depan, dan data ekonomi AS serta tingkat suku bunga tetap menjadi keputusan kunci untuk prospek pasar emas.
- Di antara logam mulia lainnya, perak meningkat 0,1 persen ke level $ 19.62 per ons, yang telah anjlok dekati level terendah lima bulannya $ 18.91 per ons pada awalnya.
- Platinum naik 0,8 persen ke level $ 1417.25 per ons dan palladium bertambah 1 persen ke level $ 806.75 per ons, membalikkan kenaikan tajamnya baru-baru ini.
EURO
- Menteri Keuangan Uni Eropa akan mendiskusikan nilai kurs euro dan akibatnya terhadap ekonomi pada 5 Mei mendatang, namun kurs euro telah mendekati titik ekuilibriium jangka panjangnya dan diskusi tersebut tidak akan berkembang menjadi suatu yang kontroversial, menurut pejabat senior Uni Eropa pada Jumat lalu.
- "The euro exchange rate is more or less in a long-run equilibrium situation, Recent exchange rate shifts have contributed to the below-average inflation as well as other factors, like sinking commodity prices." kata pejabat senior Uni Eropa.
- Ia juga mengatakan bahwa para menteri zona euro tidak mungkin untuk mengomentari kemungkinan rencana ECB untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter yang tidak konvensional, misalnya melalui pembelian obligasi, pada pertemuan tersebut.
- Perwakilan Bank Sentral Eropa yang juga akan turut dalam diskusi bersama Menteri Keuangan pada 5 Mei mendatang, mengatakan bahwa pada awal April lalu penguatan nilai tukar euro merupakan faktor yang penting dibalik perlambatan inflasi yang tajam.
- ECB juga mengatakan jika euro terapresiasi lebih jauh, maka ECB akan meresponnya dengan kebijakan moneter- dimana hal ini merupakan ketidakpastian dari langkah ECB yang terus dipertahankan.
- Sementara, perbankan di Eropa akan mengembalikan pinjaman yang diberikan saat krisis lalu sebesar 9,579 milyar euro ($13.24 milyar) kepada ECB pekan depan, sesuatu yang tidak terduga, mendorong jumlah cadangan kas kedaerah yang lebih kritis.
- Kelebihan likuiditas telah turun dibawah 100 milyar euoro untuk pertama kalinya sejak September 2011 pada Kamis lalu dan berada pada kisaran 95 milyar euro pada Jumat kemarin.
- Hal ini penting untuk diperhatikan, karena ECB telah mengidentifikasi sebuah pengetatan pasar uang “yang tidak dijamin” sebagai sebuah sekenario yang dapat mendorong keluarnya kebijakan baru.
INGGRIS
- Penjualan ritel Inggris diluar dugaan mencatat kenaikan tipis di bulan Maret, mengimbangi lemahnya data industri dan menambah indikasi bahwa belanja konsumen yang menggerakkan perekonomian telah mulai kembali berperan. Data pinjaman bank juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen, menyusul adanya peningkatan tahunan pertamanya untuk pinjaman perseorangan sejak kejatuhan akibat krisis keuangan, meskipun jumlah KPR yang disetujui lebih sedikit karena bank menyiapkan aturan pinjaman yang diperketat.
- Penjualan ritel tercatat naik 0,1% di bulan Maret, kontras dengan ekspektasi terjadi penurunan 0,4%. Namun, data Maret masih lebih rendah dari kenaikan 1,3% di bulan Februari sebelumnya. Meskipun demikian, selama kuartal pertama 2014, penjualan ritel meningkat 0,8% dibandingkan dengan 0,4% kenaikannya di kuartal keempat 2013.
- Hal ini menunjukkan permintaan konsumen akan terus membuat kontribusi yang kuat untuk data produk domestik bruto kuartal pertama yang akan dirilis pada tanggal 29 April, dan sterling rally ke level intraday high terhadap dolar setelah data. Sterling menguat terhadap dolar dalam 3 pekan berturut-turut, kenaikan mingguan terlamanya sejak November tahun lalu. Pekan sebelumnya, sterling naik ke $1,6842, level terkuatnya terhadap dolar dalam 4-1/2 tahun. Angka penjualan ritel yang mengejutkan pada hari Jumat kemarin telah berhasil mengangkat sterling meskipun tidak bisa mendorongnya lebih tinggi lagi.
JEPANG
- Penjualan ritel Jepang diprediksi akan mengalami ekspansi pada laju terpesatnya dalam 17 tahun di bulan Maret, saat terakhir sebelum diberlakukan kenaikan pajak penjualan di bulan April, demikian jajal pendapat Reuters menunjukkan. Jajak pendapat juga menunjukkan output industri kemungkinan rebound secara moderat di bulan Maret dari kejatuhan tertajamnya dalam 8 bulan di bulan Februari sebelumnya. Jepang menaikkan pajak penjualan menjadi 8% dari 5% pada 1 April lalu yang untuk pertama kalinya sejak 1997 guna meredam membengkaknya utang publik. Penjualan ritel di bulan Maret diprediksi naik 11% dari tahun sebelumnya, yang mana akan menjadi kenaikan terpesatnya sejak Maret 1997 ketika tercatat melonjak 12,4%. Data tercatat naik 3,6% di bulan Februari. Data akan dirilis pada hari Senin.
- Sedangkan data output industri, yang akan dirilis hari Rabu, diprediksi menunjukkan naik 0,5% di bulan Maret dari bulan sebelumnya, setelah mencatat penurunan 2,3% di bulan Februari. Kalangan analis mengatakan mereka akan fokus pada data proyeksi manufaktur untuk periode April dan Mei, yang akan dirilis di hari yang sama pada saat rilis data periode Maret, dimana kedua data diharapkan akan mencerminkan kekuatan pembelian pasca kenaikan pajak.
- Pada data Februari, pabrikan yang disurvei oleh pemerintah mengatakan mereka memprediksi output akan naik 0,9% di bulan Maret namun turun 0,6% di bulan April.
- Jepang juga akan merilis data pekerjaan di hari Jumat yang nampaknya akan menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang masih melanjutkan pemulihannya. Tingkat pengangguran diprediksi stabil di level 3,6% di bulan Maret, level yang sama terlihat di bulan Juli 2007. Data jobs-to-applicant ratio diprediksi di 1,06, juga level yang sama terlihat di bulan Juli 2007. Sedangkan household spending diprediksi naik 1% di bulan Maret setelah merosot 2,5% di bulan Februari.
- Ekonomi Jepang diprediksi akan mengalami kontraksi di kuartal berjalan saat ini karena konsumen menahan diri dari aktifitas belanja pasca kenaikan pajak penjualan di bulan April, namun ekonomi akan kembali mencatat pertumbuhan moderatnya di kuartal-kuartal berikutnya.
- Gubernur Bank Sentral Kanada (BoC) Stephen Poloz berharap lebih dari sebelumnya terkait pemulihan ekspor Kanada namun tetap tidak menyimpang dari kata-kata “sakti-nya” yang menyatakan bahwa kenaikan maupun penurunan suku bunga memiliki kemungkinan yang sama akibat tidak menentunya kondisi ekonomi.
- "I want to be clear that the outlook as we have it is that over the next couple of years, almost exactly two years from now, our modeling suggests that inflation could get back to about 2 percent. That's assuming all the other things we've got in there happen, which includes the rebound in exports."
- Poloz mengatakan bahwa ia lebih yakin dengan penguatan ekspor dan investasi bisnis setelah mendapatkan gambaran yang lebih baik dari bagaimana ekspor non-energi berkinerja baik terhadap permintaan luar negeri berdasarkan penelitian yang di pubikasikan BoC pada kamis lalu. Namun apabila optimisme tersebut tidak terbukti dan berbalik mengalami scenario terburukm maka inflasi secara keseluruhan akan jatuh kembali dan menjauhkan BoC dari target inflasi 2 persen.
- Poloz juga mengatakan bahwa nilai tukar dolar Kanada diharapkan akan lebih rendah dari sebelumnya menuju level yang dianggap “normal”.
New Zealand
- Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) telah telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,00 persen pada Kamis kemarin, seperti yang di harapkan, dan mungkin akan terus menaiakkannya untuk mengimbangi inflasi akibat pertumbuhan ekonomi Selandia Baru yang kuat.
- Keputusan RBNZ dipandang sebagai sebuah sinyal yang menandakan kepastian laju ekonomi negara tersebut, setelah sebelumnya menahan suku bunganya di rekor terendah selama hampir tiga tahun kemudian memulai kebijakan pengetatan moneternya yang telah lama ditunggu.
- Menurut para analis, RBNZ masih memiliki rentang sebesar 111 basis poin untuk menaikkan suku bunganya dalam waktu 12 bulan kedepan.
Rangkuman Berita (23 Arpil 2014)
Global & US
- Pasar ekuitas global menguat pada Selasa kemarin, terangkat oleh laporan earnings yang solid dari perusahaan-perusahaan AS serta adanya kesepakatan diantara perusahaan obat Eropa, sementara euro naik tipis di atas titik impas.
- Di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq mencatat kenaikan dalam 6 sesi berturut-turut, ditopang oleh sektor kesehatan. Di Eropa, indeks untuk saham-saham utama Eropa ditutup naik 1,3%, kenaikan harian terbesarnya sejak awal Maret.
- Investor memangkas posisi dolar mereka setelah menguat dalam 2 pekan terakhir, dengan data existing home sales AS gagal untuk mendorong penguatan dolar meskipun dirilis diatas ekspektasi. Namun demikian, data perumahan periode Maret tersebut menunjukkan penurunan tipis dari data bulan Februari sebelumnya. Euro menyerahkan sejumlah keuntungannya, namun masih tercatat menguat tipis terhadap dolar dan juga yen.
AUSTRALIA
- Fokus ekonomi Australia pekan ini adalah pada hari Rabu, yakni rilis CPI Q1 Australia dan rilis indeks manufaktur HSBC April Cina – yang apabila keduanya menunjukkan peningkatan dari periode masing-masing, maka akan mendorong berlanjutnya penguatan mata uang negara tersebut.
- Sementara Retail Sales naik 8,4 persen selama Paskah, menurut indeks retail sales yang baru yang memungkinkan retailers memiliki ukuran patokan kinerja mereka dengan pesaingnya dalam basis mingguan bahkan harian. The Australian Index Retail, yang akan diluncurkan pada Rabu ini, didasarkan kepada data penjualan harian dari 2000 lebih retailers yang disusun oleh corporate advisory firm BDO dan Retail Express.
- Di lain sisi, dalam dua bulan pertama tahun ini terdapat surplus perdagangan sebesar $ 2.6 milyar, data awal tahun terbaik sejak 1971. Anggota dewan RBA, John Edwards menanggapi kegusaran pemerintah federal, mengungkapkan kenaikan terbesar yang terjadi dalam volume ekspor mungkin dapat menahan laju dolar Aussy meskipun harga komoditas sedang jatuh. Edwards mengatakan bahwa Australia sedang menikmati pendapatan yang berlimpah dari sektor ekspor pertambangan dan energi.
SWISS
- Investor memangkas posisi dolar pada hari Selasa setelah menguat dalam 2 pekan, tidak terpengaruh oleh rilis data existing home sales AS periode Maret yang berhasil melampaui ekspektasi namun masih menunjukkan pelemahan ke level terendah 1-1/2 tahun. Rentang perdagangan tetap sempit karena Eropa kembali dari liburan Paskah dan menghadapi ketidakpastian mengenai apakah kebijakan Bank Sentral Eropa akan bergerak ke arah stimulus moneter yang lebih besar.
- USDCHF bergerak cukup terbatas dan relatif stabil, meskipun masih menunjukkan tren penguatannya. Area 0,8929 franc masih menjadi target atas jangka pendek kami. Breakout area tersebut akan mendorong berlanjutnya rally.
GOLD & SILVER
- Harga emas anjlok ke level terendah yang lebih dari dua bulan Selasa lalu, tertekan oleh kenaikan pada saham-saham Wall Street dan karena outflows dari dana emas fisik yang menunjukkan hasrat pada investasi (emas) melemah.
- Logam mulia turun dalam rangkaian empat harinya berturut-turut setelah data pemerintah menunjukkan harga rumah AS naik pada bulan Februari, sementara laporan oleh National Association of Realtors menunjukkan penjualan rumah yang ada sedikit menguat dari yang diharapkan.
- Penurunan emas dipercepat setelah harga anjlok dibawah level support $ 1280 per ons, yang memicu aksi stop loss order.
- Para trader mengatakan indikator ekonomi AS mendatang, termasuk penjualan rumah baru Rabu ini dan pesanan barang tahan lama dan klaim pengangguran pada Kamis ini cenderung untuk menjaga harga emas dalam waktu dekat.
- Spot emas turun 0,5 persen ke level $ 1282.49 per ons pada pukul 3:13 p.m. EDT (1913 GMT), yang pada awalnya mencapai level $ 1277.10, level terendah sejak 11 Februari.
- US Comex gold futures untuk pengiriman bulan Juni di settled turun $ 7.40 per ons ke level $ 1281.10, dengan volume perdagangan sekitar 30 persen di bawah rata-rata 30 harinya, data awal Reuters menunjukkannya.
- Di antara logam mulia lainnya, perak merosot 0,1 persen ke level $ 19.37 per ons. Platinum meningkat 0,2 persen ke level $ 1395.50 per ons, sementara itu palladium naik 0,6 persen ke level $ 781.33 per ons.
EURO
- ECB gagal mengimbangi banyaknya uang yang telah dihabiskan untuk obligasi pemerintah sebagaimana rencananya Selasa lalu, gagal dalam minggu keduanya karena sejumlah uang yang lebih dalam system perbankan yang anjlok kearah tingkat kritis. ECB mengambil jumlah yang setara dengan kepemilikan obligasi pemerintah zona euro sebagai deposito mingguan dari bank untuk mengimbangi pembelian obligasi pada puncak krisis keuangan. Ia melakukannya untuk menetralisir ancaman bahwa hal itu akan memicu inflasi.
- Tapi banyak bank yang membayar lebih awal pinjaman mereka yang mereka ambil dari ECB pada puncak krisis zona euro, dan telah menyisihkan puluhan milyar euro menjelang pemeriksaan tingkat kesehatan ECB dalam sektor ini, membuat mereka kekurangan uang tunai untuk deposit di bank sentral.
- Pertumbuhan ekonomi Jerman akan melambat pada kuartal kedua setelah musim dingin yang luar biasa yang memberikan dorongan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa dalam tiga bulan pertama tahun 2014, laporan bulanan Kementerian Keuangan mengatakannya. Kementerian itu mengatakan data terakhir menunjukkan Jerman telah masuk dalam kinerja “sangat kuat” antara Januari dan Maret, menambahkan bahwa dorongan positif mungkin berasal dari ekspansi industri dan kegiatan konstruksi, yang diuntungkan dari musim dingin.
- Pemberi pinjaman internasional Portugal yang memulai evaluasi terakhir Selasa lalu kinerjanya dibawah bailout, dengan reformasi lebih lanjut pada agenda dari pinjaman siaga ketika keluar dari program (bailout) bulan depan yang masih belum terselesaikan. Dalam tanda pandangan yang berwawasan bias kedepannya, inspektur dari Komisi Eropa, ECB dan IMF dari pertemuan pertama mereka dengan partai Sosialis yang merupakan oposisi utama. Jajak pendapat menempatkan partai dijalur untuk memenangkan pemilu tahun depan. IMF mengatakan konsensus politik tidak menaikkan pengeluaran setelah akhir program penyelamatan. Lembaga tersebut mengatakan Senin sebelumnya pertumbuhan ekonomi baru-baru ini telah mendorong prospek jangka pendek Portugal, tetapi yang lebih perlu dilakukan adalah untuk membebaskan pasar tenaga kerja dari potongan biaya tenaga kerja dan pengangguran.
- Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Spanyol naik 7,2 persen pada kuartal pertama, data resmi menunjukkannya Selasa lalu dan juga didorong oleh perayaan Paskah, yang memicu harapan pemulihan pertumbuhan ekonomi.
INGGRIS
- Kegiatan merger dan akuisisi telah mendorong menguatnya sterling atas euro ke level tertinggi sejak akhir Februari pada Selasa kemarin, dimana sterling dalam tahun ini mendapat dukungan dari kegiatan tersebut. Sementara sterling masih melanjutkan rally-nya atas dolar meskipun masih tertahan di sekitar area pivot line di 1,6822. Inggris mengalami defisit transaksi berjalan yang besar tetapi telah mampu mendanainya dengan bantuan arus masuk ke gilt (obligasi pemerintah Inggris) dan surat berharga lainnya yang berbasis Inggris, yang memungkinkan pound untuk bergerak lebih tinggi selama tahun lalu.
- Modal dari penjualan Vodafone sebagai bisnis utama AS dikutip sebagai alasan utama untuk sterling menguat pada kuartal pertama 2014. Kas mengalir ke Glaxo SmithKline dari kesepakatan dengan produsen obat Swiss, Novartis, minimal sebagai perbandingan dan menggarisbawahi manfaat dimana Inggris dapat melihat dari peningkatan dalam merger dan akuisisi.
- Ekspektasi bahwa pemulihan ekonomi akan mendorong Bank of England untuk menaikkan suku bunga pada semester pertama tahun depan telah menjadi sumber keuntungan pound. BoE minutes pada Rabu ini juga akan memberikan indikasi terbaru untuk menaksir mengenai apakah BoE benar-benar akan menaikkan suku bunga sebelum pemilu Mei mendatang.
JEPANG
- Jepang melakukan perombakan terhadap komite dana pensiun pemerintah, Government Pension Investment Fund (GPIF). Perombakan ini diharapkan dapat mendorong dana pensiun Jepang untuk mengejar investasi yang lebih agresif sehingga dapat memberikan imbal hasil yang lebih bagi para pensiunan Jepang. Komite nanti akan bertugas menentukan seberapa banyak alokasi porsi investasi untuk obligasi, saham, ataupun instrumen investasi lainnya. GPIF merupakan investor institusional terkemuka di dunia dengan kapasitas investasi mencapai $1,26 triliun. Menteri Kesehatan Jepang, Norihisa Tamura, menyusutkan jumlah komite dari 10 menjadi 8 dimana dua anggota komite yang lama masih pertahankan posisinya. Susunan komite masih memiliki porsi akademis dan ekonom seimbang. Perombakan komite diharapkan dapat mendorong GPIF untuk menurunkan porsi investasi di obligasi pemerintah Jepang dan meningkatkan porsi alokasi investasi di saham perusahaan Jepang.
- Dolar bergerak cukup stabil terhadap yen pada perdagangan hari Selasa di kisaran 102,61 yen setelah menembus level terbaiknya sejak 8 April di 102,73 yen.
- Pasar masih menantikan sidang BOJ pada tanggal 30 April guna mengadakan tinjauan kebijakan berikutnya, dan juga akan merilis proyeksi jangka panjang terbarunya untuk prospek ekonomi dan juga inflasi dalam laporan outlook semesterannya.
Rangkuman Berita (22 Arpil 2014)
Global & US
- Bursa saham AS menguat di hari Senin kemarin, membangun rally pekan lalu karena investor terus mencermati hasil laporan keuangan perusahaan, sementara dolar mencapai level tertinggi dua minggu terhadap yen setelah Jepang mencatat rekor defisit perdagangan. Indeks S&P 500 naik dalam 5 hari berturut-turut, kenaikan terlamanya secara berturut-turut sejak Oktober. S&P 500 pekan lalu melonjak 2,7%, kenaikan mingguan terbesarnya sejak Juli. Volume perdagangan masih relatif lebih tipis dari biasanya karena pasar Eropa dan sejumlah negara Amerika Latin tutup untuk merayakan hari Paskah.
- Meskipun konflik di Ukraina yang berlarut-larut terlihat kurang berpengaruh di pasar, namun kondisi tersebut cenderung untuk membatasi kerugian dalam yen, sebagai mata uang safe haven. Dukungan untuk yen surut pekan lalu setelah Amerika Serikat, Rusia, Ukraina dan Uni Eropa menyerukan agar segera menghentikan kekerasan. Sedikitnya tiga orang tewas Minggu pagi di dekat kota Ukraina yang dikuasai oleh pejuang pro-Rusia. Harga Treasury AS, sebagai aset safe-haven lainnya, relatif tenang pada hari Senin.
AUSTRALIA
- Pemerintahan Abbot gusar dengan menguatnya dolar Australi akibat posisi Bank Sentral yang “neutral bias”, dimana RBA mengindikasikan untuk berhenti memangkas suku bunga, namun tidak juga memastikan akan menaikkannya sehingga mendorong spekulasi lebih jauh. Hal ini membuat keputusan kebijakan fiskal dan manajemen ekonomi yang akan ditempuh menjadi sulit untuk dua-tiga tahun kedepan. Penguatan dolar Australia mengurangi harga barang impor dan memotong keuntungan industri ekspor, lebih jauh lagi membuat pengeluaran lebih besar.
- Posisi RBA saat ini memberikan tetap memberikan kemungkinan terhadap pemangkasan suku bunga apabila terjadi guncangan, seperti misalnya anjloknya ekonomi Cina atau jatuhnya harga perumahan, namun juga mengindikasikan kuat untuk peningkatan suku bunga mengingat menguatnya data lapangan pekerjaan dengan terciptanya 80.000 pekerjaan baru tercipta dalam beberapa bulan terakhir. Kekhawatiran memuncak diantara ekonom yang menganggap suku bunga saat ini terlalu rendah.
- Pekan ini, seluruh perhatian akan tertuju kepada data inflasi (CPI) yang akan dirilis. Para analis memperkirakan inflasi pada kisaran 3,2 persen, diatas target RBA di kisaran 2-3 peren.
SWISS
- Ditengah kondisi pasar finansial Swiss yang merayakan libur Paskah hari kedua, USDCHF melanjutkan rally-nya meskipun masih cukup terbatas. USDCHF berhasil rebound dari koreksi sebelumnya karena para pedagang mulai kembali untuk membeli dolar setelah Amerika Serikat, Rusia, Ukraina dan Uni Eropa mengeluarkan pernyataan bersama menyerukan berakhirnya kekerasan di timur Ukraina. USDCHF awalnya mengalami tekanan yang sebagian disebabkan kekhawatiran bahwa meningkatnya kekerasan antara pasukan Ukraina dan pejuang pro-Rusia di bagian timur Ukraina mungkin meningkat menjadi perang saudara besar-besaran.
JEPANG
- Jepang mencatat defisit perdagangan tahunan terburuk di bulan Maret dipicu pertumbuhan ekspor pada laju terburuknya dalam setahun terakhir, menunjukkan hilangnya momentum ekonomi dengan cepat, yang dapat mendorong para pembuat kebijakan untuk segera memberlakukan langkah-langkah awal guna menangkal pengaruh buruk dari kenaikan pajak penjualan nasional. Data menunjukkan ekspor tercatat naik 1,8 persen di bulan Maret dari tahun sebelumnya, level terlemah sejak Maret tahun lalu, setelah mencatat kenaikan 9,8 persen di bulan sebelumnya. Data dirilis jauh di bawah ekspektasi pasar 6,3 persen.
- Bank of Japan (BOJ) telah berulang kali mengesampingkan langkah-langkah pelonggaran segar dalam waktu dekat, karena bersikeras bahwa ekonomi berada di jalur untuk memenuhi target inflasi 2 persen meskipun data yang dirilis belakangan ini cukup mengecewakan dan memukul kepercayaan investor. Namun, dengan adanya tekanan yang bertubi-tubi seperti melemahnya permintaan eksternal dan menurunnya konsumsi domestik akibat kenaikan pajak penjualan pada 1 April menjadi 8 persen dari 5 persen bisa menambahkan tekanan pada BOJ untuk bertindak lebih awal dengan memperluas stimulusnya. Melemahnya pertumbuhan ekonomi di Cina juga menjadi faktor lain yang turut memberi tekanan, seiring dengan posisi Cina sebagai negara tujuan ekspor utama Jepang.
- Dewan kebijakan dan para ekonom memprediksi ekonomi Jepang akan mengalami kontraksi di kuartal kedua tahun ini akibat kenaikan pajak penjualan, dan kemungkinan akan kembali mencatat pertumbuhan yang moderat di kuartal berikutnya. Pemerintah Jepang telah memangkas pandangan ekonomi secara umum untuk pertama kalinya sejak 2012 akibat melemahnya permintaan pasca kenaikan pajak. Namun belum ada indikasi akan melakukan tambahan stimulus, karena tetap optimis terhadap laju pertumbuhan ekonominya.
- BOJ akan mengadakan tinjauan kebijakan berikutnya pada tanggal 30 April, dan juga akan merilis proyeksi jangka panjang terbarunya untuk prospek ekonomi dan juga inflasi dalam laporan outlook semesterannya.
EURO
- Menteri Ekonomi Italia Pier Carlo Padoan mengatakan dalam wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu ia percaya bahwa pertumbuhan tahun 2014 bisa lebih dari 0,8 persen tetapi ia tidak bisa mengatakan seberapa banyak.
- Dalam wawancara di Corriere della Sera, Padoan ditanya apakah pertumbuhan dapat lebih dari perkiraan 0,8 persen awal bulan ini dalam Economic and Financial Document (DEF) yang berisi target baru untuk tahun-tahun mendatang.
- Prospek ekonomi Portugal jangka pendek membaik karena bailout internasional mendekati akhir, tetapi harus menjaga reformasi seperti membebaskan pasar tenaga kerja untuk menghindari jatuh kembali ke dalam utang yang berkembang, kata IMF.
- Ini diperingatkan dalam sebuah laporan staf setelah bailout kedua dari tinjauan pada bulan Februari bahwa pengangguran tetap “troubling high” yang lebih dari 15 persen, namun mengatakan “Prospek jangka pendek terus meningkat dan program tetap dijalurnya… Kegiatan jangka pendek terus melebihi harapan.”
U.K.
- Ditengah kondisi pasar finansial Inggris yang merayakan libur Paskah hari kedua, pergerakan GBPUSD masih terbatas dan relatif stabil. Optimis investor bahwa BoE akan menaikkan suku bunga di kuartal pertama 2015 pasca rilis data pekerjaan dan upah yang menggembirakan, masih memberi dukungan bagi sterling.
- Dalam pekan ini, investor akan mencermati data perumahan AS dan juga data durable goods orders. Pada hari Kamis, data durable goods orders diprediksi akan menunjukkan kenaikan 2 persen sedangkan untuk core capital goods orders diprediksi naik 1,5 persen.
- Sedangkan dari Inggris, data CBI orders, retail sales dan BoE minutes akan dicermati investor untuk melihat peluang kenaikan suku bunga berikutnya.
Rangkuman Berita (17 April 2014)
- Bursa saham global menguat secara luas pada perdagangan hari Rabu setelah Cina melaporkan pertumbuhan ekonomi yang melampaui ekspektasi, dimana telah meredakan kekhawatiran investor perihal ekonomi Cina, sementara dolar melemah ditengah meningkatnya pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga rendah untuk beberapa tahun kedepan. Dalam pernyataannya di forum Economic Club of New York, Kepala The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa ekonomi AS tampaknya perlahan-lahan terus memulih dan mendukung perbaikan di pasar tenaga kerja, meskipun masih membutuhkan dukungan dari bank sentral untuk beberapa waktu ke depan seperti mempertahankan suku bunga rendah. Wall Street terapresiasi dalam 3 hari berturut-turut, dengan 3 indeks utamanya naik 1% atau lebih.
- Ekonomi Cina tumbuh 7,4% di kuartal pertama tahun ini, melampaui ekspektasi pasar di 7,3%, dimana sebelumnya sempat ada spekulasi bahwa PDB-Q1 kemungkinan akan berkisar 7% pasca rilis sejumlah data ekonominya yang buruk. Kondisi ini berimbas positif di pasar Asia dan kemudian menyebar ke pasar Eropa dan Amerika Serikat. Indeks Nikkei Jepang berakhir naik 3%, kenaikan terbesarnya sejak Februari.
- Ekonomi Inggris terus melanjutkan pertumbuhan yang kuat pada awal tahun 2014 dan diperkirakan melambat hanya sedikit karena Bank of England mempertahankan suku bunga utamanya di level rendah untuk satu tahun lagi, demikian sebuah jajak pendapat Reuters mengatakan. Jajak pendapat dari 50 ekonom, diambil dalam sepekan terakhir, menyatakan produk domestik bruto Inggris mengalami ekspansi 0,7 persen dalam tiga bulan pertama tahun 2014, yang sesuai dengan kuartal sebelumnya dan menjadikannya sebagai salah satu negara maju dengan pertumbuhan tercepat. Jika prediksi ini terjadi maka ekonomi Inggris akan kembali ke level sebelum krisis keuangan pada akhir Juni.
- Harga emas sedikit berubah Rabu lalu, karena kenaikan terbatas yang dibatasi oleh kenaikan saham-saham Wall Street dan data produksi industri AS yang kuat yang membuat kehati-hatian investor mengenai logam mulia sehari setelah harga turun hampir 2 persen. Emas diperdagangkan sekitar level utama 200-day moving average yang bergerak dekati level support $ 1300 per ons setelah laporan pemerintah AS yang menunjukkan industrial production naik lebih cepat dari ekspektasi bulan Maret.
- Data-data ekonomi AS yang lebih optimis sejak awal pekan membatasi kenaikan AUDUSD dan memicu koreksi hingga saat ini. Sementara RBA-Minutes kemarin tidak berubah dengan minutes pertemuannya Maret sebelumnya – akan mengunci suku bunga di 2,50% meskipun kondisi ekonomi belum stabil. Namun, belakangan Aussie mendapat sentimen positif setelah data GDP Cina dirilis tumbuh 7,4 persen untuk periode Januari-Maret. Meskipun pertumbuhan tersebut merupakan yang terendah selama 18 bulan, namun lebih tinggi dari rata-rata estimasi jajak pendapat Reuters.
- Indeks sentimen investor ZEW Swiss jatuh 12 poin di bulan April ke angka 7 dari level bulan Maret sebelumnya di angka 19. Penurunan ini mengikuti tren penurunan indeks ZEW Jerman yang dirilis hari Selasa sebelumnya.
- Penurunan inflasi zona euro bulan Maret ke level terendah sejak November 2009, telah dikonfirmasi pada Rabu lalu, menjaga tekanan ECB untuk melakukan intervensi jika harga tidak melambung. Tingkat inflasi basis tahunan dalam 18 negara yang menggunakan euro adalah 0,5 persen pada bulan Maret, turun dari 0,7 persen pada bulan Februari, yang mengatakan Eurostat kantor statistik Uni Eropa.ini merupakan rangkaian bulan keenam bahwa inflasi bertahan pada apa yang disebut Presiden ECB Mario Draghi “zona bahaya” yang berada dibawah 1 persen.
- Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda Rabu kemarin memperkirakan bahwa ekonomi akan melanjutkan pertumbuhan di atas potensinya setelah melemah pada kuartal April-Juni karena dampak dari kenaikan pajak penjualan. Memang benar (survei Tankan) menunjukkan berbagai perusahaan, terutama di kalangan produsen mobil dan pengecer, meletakkan pandangan yang lebih berhati-hati tentang prospek ekonomi. Namun tingkat (kepercayaan) masih tinggi dan rencana belanja modal perusahaan untuk tahun fiskal 2014/15 tetap solid, menunjukkan sikap positif perusahaan masih dipertahankan. Bank of Japan mungkin tidak akan melonggarkan kebijakan moneter sampai Juli menyusul pandangan bullish dari kepala bank sentral mengenai prospek inflasi dimana telah menghapuskan harapan adanya pelonggaran di bulan ini, demikian sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan. Para ekonom sudah mendukung pelonggaran Juli, tetapi beberapa dari mereka berpikir bahwa bank mungkin akan menambah stimulus yang sangat besar pada pertemuan 30 April, sampai Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengguncang pasar minggu lalu dengan mengatakan inflasi terus meningkat menuju sasarannya meskipun terjadi kenaikan pajak baru.